Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Februari 2018

Review Film :Tokyo Ghoul (2017)


Siapa yang masih suka baca manga (komik) Jepang? Kalau kalian suka baca komik Jepang, so welcome to the club! Aku bisa dibilang masih menggandrungi manga Jepang, walaupun ga gandrung-gandrung amat ya. Secara drama Korea dan serial Netflix jaman now mudah diakses jadi mengurangi waktu membaca manga. Bagi penyuka manga Jepang pasti ga asing dengan judul "Tokyo Ghoul". Manga terkenal yang kemudian dibuat serial anime-nya ini akhirnya diangkat ke live action. Sebagai salah satu pembaca manga-nya, tentu aja aku ga mau melewatkan seri live action-nya. Aku emang ga interest nonton anime-nya (maklum kutu buku, gimana-gimana lebih suka versi asli) tapi aku ga keberatan menjajal film-nya.


Sebelum mengomentari versi film Tokyo Ghoul, ada baiknya kenalan dulu dengan latar belakang dan dunia yang diceritakan dalam seri Tokyo Ghoul. Buat pembaca setia-nya (kaya saya, ehem) pasti uda ga asing dengan "darah" dan "daging manusia" yang menghiasi lembaran demi lembaran manga-nya. Yup, Tokyo Ghoul bercerita tentang keberadaan makhluk —disebut Ghoul, yang tingkatannya lebih tinggi dari manusia dalam rantai makanan. Kenapa lebih tinggi? Karena makanan mereka adalah manusia. 

Sabtu, 25 November 2017

Review Stranger Things Season 1 and 2

Setelah berhasil merampungkan 13 Reason Why, ternyata serial-serial nya Netflix ini nyandu ya. Aku jadi gelisah, ada perasaan hampa di hati —alah, waktu ga nonton apa-apa setelah namatin 13 Reason Why. Setelah berpikir ulang dan menghapus beberapa kandidat, serial berikutnya yang pengen aku pelototin di laptop jatuh pada Stranger Things


Kenapa serial ini —dan lagi-lagi, bukan Games Of Throne? Pertama, GOT bukan punya Netflix —duh. Kedua, sejak nonton IT aku terpesona dengan nuansa jadul yang diperlihatkan secara apa adanya oleh para aktor-aktor ciliknya. Banyak yang bilang persahabatan The Losers mengingatkan mereka akan persahabatan anak-anak dalam Stranger Things. Apalagi salah satu pemain IT juga main di Stranger Things. Jadilah aku babat habis serial ini dua season sekaligus! Ga mau rugi dong ya —emang konteks nya apa coba? Abaikan.


Jumat, 17 November 2017

Review 13 Reason Why from Netflix


"Hey, it's Hannah, Hannah Baker. That's right. Don't adjust your... whatever device you're listening to this on. It's me, live and in stereo. No return engagements, no encore. And this time absolutely no requests. Get a snack. Settle in. 'Cause I'm about to tell you the story of my life." - Hannah Baker 

13 Reason Why adalah serial Netflix pertama-ku. Okay, I know. I'm SO late. Serial ini uda tayang sejak tanggal 31 Maret 2017 yang lalu, and aku baru aja selesai nonton di bulan... November? Yeah, not happening. Katakanlah, aku bukan kids jaman now yang selalu ikut arus dengan nontonin apa yang lagi happening di internet as soon as possible. I have my own taste —my own time. Ga peduli taste-ku mungkin ga selaras dengan jaman now atau enggak. Contohnya, di saat semua orang uda nonton Game of Thrones —dan membicarakan tentang keren-nya serial itu, aku jadi yang paling ketinggalan sendiri karena sampai detik ini aku BELUM nonton. 

Demikian hal-nya dengan serial 13 Reason Why ini. Aku sejujurnya uda tertarik banget waktu si cantik Selena Gomez upload tentang serial ini di instagram pribadinya. Aku pikir dia akan ikut main atau ngisi soundtrack-nya. Ternyata dia termasuk yang kedua. Sekilas baca sinopsis-nya aku langsung suka sama premis 13 Reason Why. Apalagi setelah tahu serial ini diangkat dari novel dengan judul serupa karangan Jay Asher. I love books, and when book turn into movie or TV series, it must be good enough. So I want to try it


Rabu, 25 Januari 2017

Movie Review : Cek Toko Sebelah


SINOPSIS:

Adalah sebuah keluarga Tionghoa, keluarga koh A Fuk (Chew Kin Wah) —yang mempunyai dua orang anak laki-laki yaitu Yohan (Dion Wiyoko) dan Erwin (Ernest Prakasa). Dua anaknya memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang, bukan hanya kepribadiannya —kehidupan pribadi mereka pun berbeda drastis. Erwin si anak bungsu yang karirnya sukses dan gilang gemilang. Sementara Yohan si koko yang kehidupannya berantakan semenjak terlibat narkoba dan pernah masuk penjara 3 bulan setelah kematian ibu mereka, —ia bekerja sebagai fotografer yang belum terkenal. Perbedaan ini membuat sang ayah, ingin mewariskan toko kelontong hasil kerja keras nya dengan mendiang sang istri, kepada si anak bungsu yang sukses —Erwin.

Tentu saja ini memicu konflik saudara antara Erwin dan Yohan. Yohan si sulung merasa tidak dihargai dan dilangkahi karena koh A Fuk lebih mempercayai Erwin si bungsu ketimbang dirinya. Yohan merasa itu tidak adil karena Erwin bisa sukses dengan mengorbankan banyak waktu di kantor ketimbang bersama dengan keluarga. Tapi koh A Fuk justru merasa kesuksesan Erwin dalam pekerjaan membuktikan kemampuan Erwin meneruskan toko. Ko A Fuk menilai Yohan tidak mampu mengurus dirinya sendiri semenjak kasus narkoba, ditambah koh A Fuk tidak menyukai istri pilihan Yohan yaitu Ayu (Adinia Wirasti). Di satu sisi, Erwin sendiri sedang berperang dengan dirinya sendiri perihal keputusan koh A Fuk mewariskan toko kepadanya.

Hal itu dianggap Erwin sebagai beban karena sebenarnya ia lebih menyukai pekerjaan dan karir yang ia capai dengan susah payah. Tapi ia juga tidak ingin mengecewakan ayahnya. Hal ini semakin rumit karena pacarnya, Natalie (Gisella Anastasia) juga menentang keinginan Ko A Fuk mewariskan toko kepada Erwin. 

Jadi akhirnya, siapakah yang akan ko A Fuk pilih untuk meneruskan toko-nya? Apakah Erwin si bungsu —yang karir nya sukses dan menjajikan ataukah Yohan si sulung —yang walaupun kelihatannya tidak mampu diandalkan namun sangat peduli dan menomorsatukan keluarga?

Sabtu, 14 Januari 2017

Review Film : Your Name Is.. (Kimi No Nawa)


Setelah sekian lama, akhirnya aku nonton juga film animasi Jepang yang katanya super bagus dan layak masuk nominasi Oscar ini. Bisa dibilang aku cukup terlambat, mengingat hype nya sudah santer terdengar sejak Agustus tahun 2016 lalu. Belum lagi film-nya juga sudah diputar di CGV sejak awal Desember 2016 lalu —yang sekarang jelas sudah hilang dari jadwal. Tapi aku malah baru nonton sekarang. Not happening? Yeah, I know. Rencana-ku, aku emang pengen nonton film ini sendirian. Aku pengen menikmati cerita dari film animasi yang katanya super menyentuh dan mampu bikin cowok semacam The Rock nangis ini —sendirian. Kan malu kalo ketauan nangis. Anyway, apakah rumor-rumor menakjubkan tentang film ini benar adanya?


Check this out!
Review Your Name (Kimi No Na Wa)

Type: Movie
Episodes: 1
Status: Finished Airing
Aired: Aug 26, 2016
Producers: Kadokawa Shoten, Toho, Studio Don Juan, Lawson HMV Entertainment, Amuse, East Japan Marketing & Communications
Licensors: FUNimation Entertainment
Studios: CoMix Wave Films
Source: Original
Genres: Supernatural, Drama, Romance, School
Duration: 1 hr. 46 min.
Rating: PG-13 - Teens 13 or older

Sabtu, 03 September 2016

Movie Review: Train To Busan


Korea Selatan bikin film zombie!!

Dengan judul: 
TRAIN TO BUSAN 


Awalnya aku kaget banget waktu liat trailer-nya. Woah, orang Korea ini luar biasa ya. Setelah drama DOTS yang mendunia, sekarang giliran ranah film yang mereka incar. Ga main-main mereka langsung bikin film yang cukup sensasional  —Zombie Apocalypse. Sutradaranya, Yeon Sang Ho sebenenarnya dikenal sebagai sutradara pembuat film animasi di Korea. Dia belum pernah membuat film live action sebelumnya. Sampai pada suatu hari film animasi yang akan ia rilis mendapat reaksi yang sangat baik dari seorang CEO NEW (Nex Entertainment World) —perusahan distribusi film inilah yang membuat kita semua penduduk Indoesia bisa menonton film Train To Busan di CGV Blitz, Kim Woo Taek. Ia menantang sang sutradara untuk membuat live action-nya. Karena film animasi nya sudah dibuat maka ketika akan membuat live action, ceritanya harus berganti setelah kejadian dalam film animasi dibuat. Jadilah sebuah sequel dengan judul Train To Busan.

Rabu, 24 Agustus 2016

Movie Adaption Review: Me Before You


"You only get one life. It's actually your duty to live it as fully as possible" Will Traynor 

And finally, I watched this movie! Aku langsung jatuh cinta setengah mati dengan Sam Claflin a.k.a Will Traynor. Aku cukup susah memutuskan apakah aku lebih suka dengan Sam Claflin sebagai aktor atau sebagai Will Traynor dalam Me Before You. Aku belum baca novel-nya dan langsung memutuskan untuk nonton film-nya, jadi aku masih belum bisa menyimpulkan aku lebih suka Will versi Sam atau versi novel aslinya. Yang pasti aku menyukai Will yang ada di film ini. Sukak pakek bangetttsss!  He's a desperate man —who's really want to die sooner as possible, yet he catches my heart with his sad smile. Secara garis besar aku menyukai film ini —and yup, termasuk ending-nya yang bikin nyesek itu :)


Sabtu, 20 Februari 2016

Movie Review: Zootopia


Zootopia! Film animasi yang beberapa hari terakhir aku gunjingkan dengan teman chatku —sebut saja namanya Mawar, akhirnya diputar di bisokop! Super happy dan super ga sabaran untuk segera nonton di bioskop! Akhirnya, kesempatan nonton itu datang kemarin. Hari Jumat. Weekend. Waktu yang tepat untuk nonton film animasi yang menghibur dan sudah ditunggu-tunggu sejak awal tahun. 



Sebenarnya rasa penasaran akan film kartun satu ini sudah muncul sejak pertama kali aku nonton trailer-nya di Youtube. Adegan dengan para sloths itu bener-bener bikin aku ngakak dan merasa bahwa film ini nantinya bakalan lucu. And I'm right! I'm so riggggghhhttt! Zootopia tidak hanya lucu, dia ini paket lengkap. Selain lucu, karakternya imut-imut, berbagai hewan ada disana. Bahkan hewan-hewan kecil seperti kelinci, marmut, tikus dan hamster juga ada. Memanjakan mata sekali. Ditambah dengan cerita yang bagus dan sarat makna. Cocok banget untuk menghibur para pekerja seperti saya yang ngantor dari jam 8 pagi sampe jam 5 sore setiap hari —termasuk Sabtu juga kerja!

Senin, 23 November 2015

Movie Adaption Review : The Hunger Games Mocking Jay Part 2


Movie Adaption of The Hunger Games: Mockingjay part 2


Film Mockingjay Part 2 sudah keluar di bisokop... Super yeay! I've been waiting this movie for so long!
Setelah bertahun-tahun mengikuti film The Hunger Games kemudian baca lengkap semua buku-nya dan setiap tahun selalu menunggu versi film-nya masuk di bioskop, akhirnya tayang juga film terakhir dari seri lengkap The Hunger Games trilogy, Mockingjay part 2! Setelah dengan baik hati dibeliin tiket via mtix supaya ga ketinggalan film ini, aku sudah selesai nonton Mockingjay hari Jumat tgl 20 November di studio IMAX TP 5 Surabaya. Let's get start to review it!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...