Senin, 13 Februari 2012

PROSES

Ayat Bacaan -- Yesaya 28 : 23-29

Ada satu ayat emas yang aku suka dari bacaan ini, yaitu di ayat 29: 
"Dan inipun datangnya dari TUHAN  semesta alam; Ia ajaib dalam keputusan dan agung dalam kebijaksanaan"

Melalui ayat di atas, pembahasan mengenai 'Proses' akhirnya dibahas dengan sangat baik dan menyeluruh.

Pada mulanya, jika kita memahami ayat ini dengan baik, maka seharusnya kita tidak akan protes ketika Tuhan mengijinkan masalah terjadi dalam hidup kita. 
Berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, entah itu menyenangkan atau tidak menyenangkan, entah itu membuat kita berbahagia atau membuat kita menderita, semuanya merupakan proses pendewasaan karakter Ilahi. Kita mau tidak mau, suka tidak suka, HARUS menerimanya...!!

Terdapat 3 pertimbangan Tuhan dalam membentuk kita:

1. Lamanya (Waktu) Proses Pembentukan


Dalam Tuhan memproses, itu selalu ada periode atau jangka waktunya. Lamanya proses itu tergantung dari jenis tanah hati kita. Kalau hati kita keras dan berbatu-batu maka waktu Tuhan untuk membajak hati kita pastilah lama dan memakan waktu. Apabila saat-saat ini Tuhan sedang memproses hidup kita, janganlah kita mengeraskan hati! Jangan pernah melawan pembentukan dari Tuhan. Karena semakin kita melawan dan semakin kita memberontak dari pembentukanNya, percayalah rasanya akan jauuuhhh lebih sakit (sesuai dengan pengalaman pribadi soalnya hahaha). Masalah yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita pasti memiliki maksud yang baik, semuanya bertujuan agar kita menjadi indah dan sempurna seperti Dia. Makanya kalo kita ngomel, ngeluh, muring-muring, gondok, sebel sama Tuhan, bersungut-sungut, marah ataupun ga terima ketika kita di proses, maka prosesnya akan bertambah panjang. Ga selesai-selesai. 
Let's we say to God: "Aku bersyukur untuk semua masalahku Tuhan, aku mau memiliki tanah hati yang lembut, tidak mudah ngomel dan tidak mudah marah"
Emang kalau dituliskan kaya gini terlihat gampang ya? Kesannya kaya asal kecap en tulis aja, penerapannya kan tidak semudah itu?! Believe me, I really know it! When everythings in my life going wrong, my heart brokened, en many things happens, satu-satunya yang kurasakan adalah sakit. Pertanyaan "kenapa" tidak kunjung berhenti aku ucapkan, tapi saat aku tau kebenaran ini, aku memaksa diriku sendiri untuk bersyukur dalam segala keadaan. Meskipun kelihatannya tidak ada alasan untuk mengucap syukur pada saat itu. Tapi bersyukurlah, maka kita akan selalu menemukan alasan yang luar biasa dibalik ucapan syukur kita.
Berserah dsan bersyukur, maka waktunya akan terasa lebih cepat ^o^



2. Cara pembentukan yang Berbeda
Ingatlah bahwa Tuhan membentuk setiap anak-anakNya dengan cara yang berbeda-beda! Sebab setiap orang diciptakan dengan unik dan tidak ada yang sama. Maka cara Tuhan memproses setiap kita juga berbeda atau beragam. Dia punya banyak sekali cara, trust me! Kita tidak bisa membandingkan proses kita dengan orang lain, entah itu sahabat ataupun keluarga kita sekalipun. Manusia itu pribadi yang unik dan spesifik, dan Tuhan mengenal setiap ciptaanNya satu persatu dengan LUAR BIASA sempurna. Tuhan, dengan kebijaksanaanNya akan melakukan, membentuk dan memproses kita dengan cara yang berbeda. Bahkan sarana yang Ia gunakan juga berbeda.

Beberapa sarana yang biasa digunakan Tuhan untuk membentuk anak-anaknya:


  • Bisa dalam bentuk masalah. Setiap masalah yang diijinkannya terjadi, TIDAK PERNAH kebetulan (diberikan penekanan dengan huruf kapital karena itulah kebenarannya, dan setiap kita yang sudah diselamatkan oleh karena namaNya pasti akan mengalaminya). Di dalam Tuhan tidak ada kebetulan.
  • Orang-orang. Tuhan menggunakan orang-orang yang Ia tempatkan di sekeliling kita. Tuhan akan memakai mereka untuk membentuk kita. Seringkali bukan orang yang jauh tapi justru orang yang paling dekat dengan kita. Bukan hanya dekat secara fisik tapi lebih kepada hati. Orang yang dekat dengan hati kita seperti: orangtua, saudara kandung, sahabat, suami, istri, anak, pacar, atasan, rekan kerja, orang yang kita kagumi, pemimpin kita, dan banyak lagi orang-orang yang spesial dalam hati kita. Bukan Tuhan membuat mereka menjadi menyebalkan tapi Tuhan mengijinkan mereka menyakiti kita, menjengkelkan kita, bahkan menusuk kita untuk membentuk karakter kita. (Dan bagiku ini adalah sarana yang paling sering digunakan Tuhan dan seringkali sangat menguji hatiku. Langsung ke pusatnya. Benar-benar sarana yang cocok untuk kepribadianku. Hubungan dengan orang-orang di sekitarku buatku sangat penting. Tuhan tau itu dan Ia menggunakannya untuk menyempurnakanku)
  • Berkat atau Keberhasilan. Ada beberapa orang yang baru bisa bertobat atau langsung tertohok ketika mereka diberkati. Mereka adalah tipikal orang-orang yang sadar bahwa diri mereka ga layak mendapatkan berkat yang melimpah sehingga ketika mereka mendapatkannya mereka sujud bersyukur dan bertobat. Ini adalah sarana yang paling disukai semua orang. Disadarkan melalui berkat. Siapa yang gak mau? Kalau disuru milih, aku milih sarana ini terus aja dong, soalnya enak kan diberkati terus?! Ga usah merasa berbeban berat, ga usah sakit hati, tinggal terima berkat lalu bertobat. Tapi kita tidak pernah bisa memilih bagaimana Tuhan memproses kita. Itu (sekali lagi) adalah kebijaksanaanNya.

Sebetulnya ketiga sarana ini semuanya akan kita rasakan. Tapi mana yang paling dominan diantara kita itu yang berbeda-beda. Tuhan selalu tau kapan saatnya Ia memproses kita dengan masalah, dengan orang-orang di sekeliling kita, ataupun dengan berkat-berkatNya. Nikmatilah bagaimana cara Tuhan membentuk kita. Memang saat menjalaninya kita ampun-ampun sakit dan menderitanya. Percayalah di saat seperti itupun Tuhan tidak meninggalkan kita. Ketika semua itu sudah terlewati, kita akan melihat karyaNya yang luar biasa dalam hidup kita. Saat itu kita bisa menoleh kebelakang dan terharu habis-habisan dibuatNya. Bahkan kita bisa merindukan masa-masa yang kelam itu. Saking ajaib dan luar biasanya cara Tuhan membentuk kita, Ia bahkan bisa membuat kita merasa kangen dan ingin mengalami sekali lagi penyertaanNya. Bagaimana aku bisa bilang begitu? Karena aku pernah merasakannya ^^ Kali ini pun aku sedang merasakannya lagi, dan aku percaya di masa depan nanti, aku akan merindukan masa-masa proses dengan Tuhan saat ini o(^o^)o





3. Bobot dari suatu Pembentukan
Setiap orang diberi bobot yang berbeda-beda oleh Tuhan. Tuhan tau kemampuan kita. Tujuan Tuhan memproses kita itu apa sih? Untuk membuat kita semakin serupa dan segambar dengan Dia. Itu tujuan muliaNya. Dia tidak akan pernah memproses kita untuk menghancurkan kita. Tuhan ingin mengeluarkan yang terbaik dari dalam diri dan hidup kita supaya nampak keluar. Supaya kemuliaan yang Ia beri dalam diri anak-anakNya itu terpancar keluar. Karena itu Tuhan tidak akan memberikan kita beban yang di luar kesanggupan kita. 
Ini nyata melalui Yesaya 28: 28 yang mengatakan, 
"Apakah orang waktu mengirik memukul gandum sampai hancur? Sungguh tidak, orang tidak terus-menerus memukulnya sampai hancur! Dan sekalipun orang menjalankan di atas gandum itu jentera gerobak dengan kudanya, namun orang tidak akan menggilingnya sampai hancur."
Maka, jangan alergi dibentuk oleh Tuhan. Saat Ia membentuk kita, Dia sudah menakar bobotnya. Dia tidak pernah salah menakar. Tidak pernah terlalu ringan atau terlalu berat. Selalu PAS dan TEPAT untuk pribadi lepas pribadi. 

Satu ayat terakhir untuk menutup kupasan mengenai 'Proses' ini dan sekaligus ayat yang sangat luar biasa. Mari kita baca sama-sama dalam 1 Korintus 10 : 13,
"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar sehingga kamu dapat menanggungnya"

Sooooooo, ayo kita teriakkan sama-sama: "Masalahku adalah masalah yang BIASAAAAAA!!"
Sekali lagi ayo berteriak pada masalahmu: "Kamu masalah yang BIASAAAAAA!!"

Ya, permasalah dalam hidup kita itu semua permasalahan yang biasa! Yang tidak akan melebihi kemampuan kita! Saat masalah diijinkan Tuhan terjadi, saat itu juga Tuhan sudah menyediakan jalan keluar untuk kita! How amazing our God!! 

Jadi, jangan stress!
Jangan putus asa!
Jangan mata gelap!
Karena di dalam Tuhan SELALU ada jalan keluar!
Have faith! ^^

Special thanks to:
  •  Pdt. Yosia Abdisaputra untuk kotbahnya yang luar biasa di suatu hari pada hari Minggu di bulan Januari (aku lupa kapan tanggalnya :p) So blessed me! 
  • And thanks to my beloved church, gereja Bethany Nginden Surabaya, yang sudah menjadi tempat aku bernaung sampai saat ini (amazing church I've ever known!!
  • And the most of all to: My King of King, Jesus Christ. Without YOU, I'm nothing....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...