Jumat, 15 November 2013

Bite my Lower Lips by Esna (The Heirs OST part 4)


Meskipun aku masih belum terlalu tertarik mengomentari drama The Heirs tapi kali ini aku harus menyerah dan mau tidak mau nge post mengenai drama The Heirs. Mungkin aku sedang mellow karena musim hujan yang mulai datang di Surabaya, akir-akir ini hanya lagu Ballad yang aku putar di player-ku. Dan karena tongkronganku setiap hari adalah blog-blog drama Korea, aku tentu update ama soundtrack-soundtrack drama Korea terbaru. Oke, yang ini bukan update-an terbaru memang, tapi aku baru suka dengan lagu ini beberapa hari terakhir hahaha. Lagipula ending The Heirs episode 12 kemaren, sumpah epic banget!!

The Heirs. Yang buat aku bener-bener merasa harus nonton drama ini adalah Lee Min Ho dan Kim Woo Bin. Aku bukan fans Lee Min Ho. Tapi aku ga bisa mengelak kalau dia luar biasa ganteng! Aku lumayan nge fans sama Kim Woo Bin tapi memutuskan berhenti nge fans karena dia sudah punya pacar (broken heart) hiks.



Aku sangat ga suka sama Park Shin Hye. Aku jarang nonton dramanya. Entah kenapa aku ga terlalu suka liat ekspresinya dia saat main drama. Nyebelin banget gitu rasanya (maap ya fans nya Shin Hye). Lagipula aku juga ga terlalu suka gaya rambutnya dia di beberapa drama sebelumnya. Aku cukup galau waktu tau pemeran utama cewek di The Heirs adalah Park Shin Hye. Nonton gak ya? Males liat Shin Hye-nya tapi demen en kangen banget liat Lee Min Ho sama Kim Woo Bin-nya.


Saking populernya drama ini, bahkan sebelum main aja, spoiler-nya uda ada dimana-mana. Aku yang awalnya penasaran abis berbalik jadi bosen banget liat cuplikan maupun trailer-nya The Heirs yang muncul di setiap blog yang aku baca. Bahkan di tumblr setiap hari selalu muncul cuplikan gif-nya The Heirs. Ini kok rasannya lebay banget sih? Empat klip trailer pula, setiap kali muncul langsung menuh-menuhin timeline tumblr ku. Haissshhh. Jadi ga bikin penasaran lagi deh. Meskipun aku sangat pengen liat Min Ho dan Woo Bin, kalau setiap hari harus liat iklannya yang lebay ini aku pun bisa muak. Akhirnya, ketika The Heirs bener-bener tayang aku malah ga terlalu tertarik untuk nonton. Aku ga nonton sama sekali waktu drama ini sudah tayang dua episode di Korea. Streaming-nya bisa ditemukan di berbagai blog. Sinopsis dramanya pun serentak muncul dimana-mana. Well, di soompi belum-belum sudah sampai 300 halaman (bahkan sebelum drama itu tayang!). Ini berlebihan sekali. Itulah yang membuatku lebih suka nonton Secret. Selain ceritanya lebih menarik dibandingkan spoiler The Heirs, pemainnya ternyata ga diduga berakting sangat briliant. Apakah The Heirs bisa menyaingi akting dari para seniornya di Secret?


The Heirs diisi begitu banyak pemain muda dan masih hijau. Emang ganteng en cute semua. Cewek cantik yang mengkilat dari ujung rambut sampai kaki seliweran dimana-mana. Gaya casual tapi elite khas remaja Korea keliatan banget di The Heirs. Ganteng nya Min Ho pun terpampang nyata, aku sampe bengong waktu liat betapa gantengnya dia saat jadi Kim Tan yang kesepian dan murung di The Heirs. Bahkan saat pasang wajah sedih pun dia keliatan ganteng. Saat ngomong Inggris dengan pengucapan yang kacau balau dan ga bagus sama sekali, dia teteplah ganteng. Bangets. Memang dialah alasan utama aku nonton The Heirs. Awalnya, jalan cerita nya lambat sekali. Aku sudah bosan dan pengen segera ketemu konflik waktu nonton episode 3. Kapan seru nya sih drama ini? Kok kesannya begini-begini aja? Lucunya juga belum terlalu kentara, padahal penulis script-nya sama kaya yang nulis Secret Garden maupun A Gentleman's Dignity. Kedua drama itu terkenal punya cerita yang super bagus juga lucu dari awal sampe akhir. Tapi saat itu The Heirs menurutku belum menyamai kualitas kedua drama itu.


Ternyata cerita baru seru dan sedikit menemplang waktu memasuki episode empat sampai sekarang (episode 12). Seru karena akhirnya Kim Tan dan Eun Sang sudah saling mencintai. Menemplang karena kehidupan di The Heirs jauh mendekati kenyataan dibandingkan kisahnya Gu Jun Pyo dan Jan Di. Denger-denger di Korea emang ada kehidupan yang seperti itu. Aku jadi tertarik untuk tau lebih dalam. Bahkan aku kasian sekali dengan para tokoh di drama ini. Kehidupan mereka ga karuan walaupun mereka kaya dan sangat berkecukupan. Gak satupun dari mereka yang bahagia meskipun mereka anak orang kaya dan terpandang. Aku melihat bahwa keluarga merupakan titik utama di drama ini. Buatku, keluarga itu kunci utama bagaimana seseorang tumbuh dewasa. Yang aku lihat di drama ini, semua anak orang kaya ini punya keluarga yang berantakan dan amburadul. Secara fisik mereka kaya, tapi orang tua mereka gagal dalam membimbing dan membesarkan mereka secara karakter dan mental. Orang tua mereka sendiri ga ada yang beres hidupnya. Sedih buanget liat mereka semua jadi korban atas keegoisan dan ambisi orang tua mereka sendiri.


Tidak disangka, aku malah merasa Park Shin Hye cocok memainkan Eun Sang. Aku suka gaya rambutnya di The Heirs. Aku suka Eun Sang yang apa adanya dan mudah menangis seperti yang digambarkan oleh Shin Hye. Menurutku sifat dan sikap Eun Sang sangat masuk akal dan bukan drama queen. Dia termasuk cewek yang realistis dan ga suka bergantung dengan orang lain. Di satu sisi dia tetep remaja perempuan biasa yang mendambakan hidup yang tenang dan punya kisah cinta yang normal, di sisi lain dia juga seorang pekerja keras yang berjuang keras untuk hidupnya. Dia ga mudah terbuai hanya karena ada anak orang kaya yang naksir dia. Dia sadar bahwa kenyataan ga seindah seperti kisah dongeng. Eun Sang is so natural and realistic. Shin Hye menerjemahkan karakter Eun Sang melalui aktingnya dengan baik. Sedang Kim Woo Bin memerankan perannya sebagai anak orang kaya yang biasa mengalami kekerasan dari ayahnya dengan briliant. Ekspresinya ketika dia marah, kecewa, menyeringai, maupun tertawa sangat kontras dengan karakter aslinya. Di The Heirs dia menjadi anak yang pemberontak dan cenderung kejam. Dalam setiap ekpresi dan kata-kata yang dia ucapkan, sarat dengan nada pahit dan getir. Sepertinya memang dalam hatinya penuh dengan banyak luka.


Yup, Kim Woo Bin sudah banyak berkembang sejak perannya di School 2013. Aku bisa sebel banget sama dia di suatu saat, tapi di saat yang lain aku sangat berharap ada orang yang mau memahami dan menyayangi dia dengan tulus. Poor Young Do :( Kalau Kim Tan alias Lee Min Ho, well awal-awal aku kurang merasa dia itu karakter utama. Modelannya nge flow. Kurang bertindak. Kalaupun sudah bertindak, dia ga menyelesaikan sampai akhir. Kesannya setengah-setengah. Ya ga tegas tapi juga ga lembek. Masi ngawang-ngawang gitu segala tindakannya dia. Ending-nya, ga bisa melindungi siapapun malah menyusahkan orang yang ingin ia lindungi. Tapi aku suka dengan akting Lee Min Ho, aku sangat merasakan bagaimana dia menjelaskan perasaan Kim Tan dengan caranya sendiri. Kim Tan yang ga suka menonjol. Kim Tan yang selalu ga niat ngapa-ngapain. Kim Tan yang kurang punya semangat untuk menjalani kehidupannya. Kim Tan yang masih ragu-ragu dalam banyak hal. Tapi setengahnya lagi, Kim Tan itu gentleman. Dia ga pernah dengan sengaja melukai perasaan orang lain, meskipun itu Young Do sekalipun. Di saat tertentu dia melindungi dan menjaga harga diri maupun perasaan Rachel. Dia sayang dan peduli sama kakaknya dengan tulus. Dia konsisten dengan ucapannya. Dia selalu memperhatikan dan mementingkan perasaan orang lain. Yah di mataku Kim Tan di episode awal memang seperti itu. Penuh keragu-raguan. Setengah baik. Setengah kurang teges. Mungkin karena dia masih merasa perlu menjaga nama baik ayahnya, jadi dia banyak menahan diri. Dia sadar dia masih membutuhkan ayahnya untuk menyokong status ibu nya. Dia juga masih belum bisa menyelesaikan permasalahannya sendiri, dengan apa dia mau melindungi Eun Sang? Lee Min Ho berhasil membuatku gemas sekaligus suka banget dengan kepribadian Kim Tan yang seperti itu.

Mereka bertiga ini memerankan karakter mereka dengan sangat baik. Padahal masih muda, jadi aku salut sama Shin Hye en Woo Bin (kalau Lee Min Ho ga usah diungkapkan juga sudah paham ya, dia berdiri diem aja uda bagus kok! wakakakaka...) ^^


Salah satu OST-nya yang menurutku paling bagus, paling bisa dinikmati, dan paling bisa didengarkan adalah yang dinyanyikan oleh Esna dengan judul "Bite My Lower Lip". Rasanya bisa langsung pas di telinga dibandingkan dengan soundtrack The Heirs yang lain. Park Shin Hye juga sempat menyumbangkan suaranya untuk drama ini dengan single nya yang berjudul "Story". Tapi ga bisa seenak lagu dari Esna ini hehehehe.


BITE MY LOWER LIP

Araet ibsul mollae mulgo nun jigeushi gamji
Nae momeul chaewo oneun seollemeul gamchwo

Waenji jakku ganjireowo neol saenggag hamyeon
Honja mareul geon nege dwae
Give me a perfect day Oh I’ll stay, by your side
Nan beolsseo nae mam baneul deulkin geol

Gidae haedo joheun nari olgeoya
Joheun ilman jantteug daga olgeoya
Himdeun nareul jikyeo bara bwa jul han saram,
Neoin geot gateun gibun deuneun geol
I wanna make you mine forever

Kkeunheo jil deut ieojineun haemalgeun useum,
Nun tteo bomyeon nae geoshin geol
Give me a perfect day Oh I’ll stay, by your side
Nan beolsseo nae mam baneul deulkin geol

Gidae haedo joheun nari olgeoya
Joheun ilman jantteug daga olgeoya
Himdeun nareul jikyeo bara bwa jul han saram,
Neoin geot gateun gibun deuneun geol
I wanna make you mine

Bunmyeong joheun saram mannan geolgeoya
Meotjin ilman jantteug chaenggyeo julgeoya
Sarang hanarodo chungbunhal geot gateun geol,
Nothing’s better, better than our love

Gidae haedo joheul sarang ilgeoya
Joheun ilman jantteug daga olgeoya
Himdeun nareul jikyeo bara bwa jul han saram,
Neoin geot gateun gibun deuneun geol
I wanna make you mine


TRANSLATION

I secretly bite my lower lip and softly close my eyes
I try to hide the fluttering feeling that fills my body

It tickles for some reason when I think of you,
I start to talk to myself
Give me a perfect day, oh I’ll stay, by your side
I already revealed half of my heart

A day where you can have high hopes
will come Only good things will come
The one person who will protect and watch over the struggling me
I feel like that person is you
I wanna make you mine forever

Your bright smile continues as if it will break
When I open my eyes, it’s mine
Give me a perfect day, of I’ll stay, by your side
I already revealed half of my heart

A day where you can have high hopes
will come Only good things will come
The one person who will protect and watch over the struggling me
I feel like that person is you
I wanna make you mine

I definitely met a good person, only great things will happen
I think just love alone is enough
Nothing’s better, better than our love

A day where you can have high hopes
will come Only good things will come
The one person who will protect
and watch over the struggling me
I feel like that person is you
I wanna make you mine


Episode 12 kemaren bagus sekali. Mungkin ini adalah episode dimana aku mengubah persepsiku tentang drama The Heirs. Aku senang karena lagi-lagi penulis drama ini menunjukkan kehebatan dan kelihaiannya membuat cerita. Dia memang lah orang yang sama yang membuat script Secret Garden dan A Gentleman's Dignity. Pas sekali waktunya, karena kemaren drama Secret tamat, akhirnya sekarang aku bisa menanti-nantikan The Heirs setiap minggunya. Aku akui, aku setiap minggu nonton The Heirs hanya karena menunggu lanjutan Secret. Karena mereka tayang di hari yang sama, jadilah setelah aku selesai nonton Secret barulah aku nonton The Heirs. Hanya untuk selingan, tapi sejak nonton episode 12 kemaren aku jadi bener-bener tertarik dan menantikan sepak terjang Kim Tan selanjutnya! Ciri dari penulis The Heirs ini adalah, pemeran utama cowok cepat sekali jatuh cinta dengan karakter utama ceweknya. Seperti Hyun Bin yang segera jatuh cinta dengan Ha Ji Won di episode pertama Secret Garden, juga seperti Jang Dong Gun yang jatuh cinta dengan Kim Ha Nul sejak pertemuan pertama di A Gentleman's Dignity demikian juga dengan Kim Tan dan Eun Sang di The Heirs. Menginjak episode belasan cerita akan semakin seru hingga mencapai puncaknya di episode 17-18. Kali ini The Heirs pun begitu. Ciri yang paling aku suka adalah cerita pasti berakhir happy ending. So, aku optimis akhir kisah The Heirs juga happy ending ^^


Akhirnya aku melihat Kim Tan bener-bener bertindak!! Sejujurnya kalau boleh berpendapat siapa yang paling kasian di drama ini, jelas Kim Tan lah orangnya. Buatku dia itu berada di posisi yang sangat rentan, dia tidak punya ambisi apapun untuk meraih kekuasaan tapi dia menyayangi keluarganya. Bahkan kenyataan bahwa ibunya adalah wanita simpanan, dapat dia terima dengan cukup baik. Dia menyayangi kakaknya dengan tulus walau kakaknya mengusir dia ke Amerika. Kemaren saat liat Kim Tan membela ibu kandungnya dan mengakuinya di depan Rachel dan ibunya, aku ikutan menangis. Ga mudah untuk bersikap seperti Kim Tan, akhirnya dia berani mengungkapkan kebenaran tanpa takut kehilangan. Dia mementingkan perasaan orang lain dibandingkan perasaannya sendiri. That's what I love about Kim Tan. Aku juga senang karena dia mulai ga mempedulikan dan menanggapi Young Do. Dia langsung bertindak ke akar permasalahan, ayahnya. Kim Tan ga peduli apa yang akan terjadi dengan dirinya karena dia sebetulnya ga terlalu berat sama harta bendanya. Buat Kim Tan keberadaan orang lain di hidupnya lah yang penting. Ibunya. Kakaknya. Eun Sang. Ayahnya. Dia mencintai orannya, bukan hartanya.


Jadi, meskipun aku bersimpatik dengan Young Do, banyak orang berpendapat lebih baik Eun Sang dengan Young Do daripada sama Kim Tan, aku tetep Eun Sang-Kim Tan shipper. Ga sembarangan seorang penulis menjodohkan dua karakter utamanya. Ada alasan kuat kenapa mereka harus bersama pada akhirnya. Buatku, Kim Tan jauh lebih baik untuk Eun Sang. Bukan karena dia lakon utamanya, tapi aku melihat sosok yang dibutuhkan Eun Sang ada pada Kim Tan. Eun Sang butuh seseorang yang mau melindunginya (seperti lagu Esna di atas, itu ungkapan isi hati Eun Sang untuk Kim Tan ataupun sebaliknya). Bukan bisa melindunginya. Yah mau melindungi dan kemampuan melindungi memang harus sepaket. Tapi kalau disuruh memilih, aku akan pilih orang yang mau melindungi bukan yang hanya bisa melindungi. Keinginan melindungi Kim Tan bukan berdasar karena dia suka Eun Sang aja, tapi karena dia juga ingin mengakhiri penderitaan orang-orang yang ada di sekitarnya. Termasuk Rachel. Dia tau seperti apa kehidupan yang akan berjalan tanpa cinta, karena itu dia ga ingin merusak masa depan Rachel dengan menikahinya. Kim Tan melindungi Eun Sang dan ibunya bukan hanya karena dia membutuhkan mereka, tapi karena Kim Tan bener-bener peduli dan ingin mereka bahagia. Dia ga mempedulikan dirinya sendiri, bahkan dia rela harus menggelandang ke jalanan asal ibu nya tetap menjadi tanggung jawab ayahnya. Kim Tan harus menerima tamparan keras dari ayahnya (bahkan hinaan) dua kali saat melakukan hal benar yang harus dia lakukan.


Young Do mungkin bisa melindungi Eun Sang dengan kekuatan yang dia punya. Young Do mungkin sesaat terlihat lebih baik, tapi Young Do sendiri belum pulih dari luka hatinya. Saat ini dia terlihat oke di permukaan, tapi Eun Sang ga tau apa-apa tentang Young Do. Apakah saat mereka jadian, ada jaminan Young Do akan pulih? Dia masih suka mem-bully orang lain. Kasar. Serampangan. Egois.  Kekanak-kanak'an. Sukanya memulai perkelahian dengan yang lain. Berteman aja ga bisa dia itu. Auranya menakutkan, bukannya menimbulkan rasa aman. Walau sesaat dia terlihat berbeda ketika bersama dengan Eun Sang tapi tidak ada jaminan Young Do akan selamanya seperti itu. Lagipula kalau Eun Sang harus bersama dengan Young Do hanya karena Young Do terlihat kesepian dan ga ada yang menyayangi, being together it's not a solution. Seseorang bisa dikatakan sepadan dengan pasangannya kalau mereka bisa saling menolong. Bukan salah satu akan lebih berperan dibandingkan yang lain. Aku kira kalau Young Do dengan Eun Sang, Eun Sang yang akan banyak memberi ke Young Do. Eun Sang akan mampu bersikap sebagai ibu, kakak, teman, saudara, sahabat dan pacar sekaligus untuk Young Do. Tapi Young Do belum siap untuk melakukan hal yang sama ke Eun Sang. Sementara Eun Sang butuh sosok seperti itu juga. Ia butuh sosok pelindung, ayah, kakak, teman dan sahabat. Apakah Young Do bisa seperti itu? Padahal Eun Sang selalu ketakutan dan menaruh curiga ke Young Do. Yang Eun Sang inginkan dan butuhkan adalah orang seperti Kim Tan.



Seperti Chan Young dan Bo Na, kenapa hubungan mereka bisa tetep berjalan dengan baik walaupun Bo Na sering jealous sama Eun Sang? Walaupun Bo Na kekanak-kanak'an dan mudah berubah mood, Chan Young cukup dewasa untuk menanganinya. Lalu apakah Bo Na selamanya childish? Bo Na pun sepadan utnuk Chan Young, karena Bo Na akhirnya bisa mengatasi masalah kecemburuannya dengan Eun Sang tanpa perlu bermusuhan dengan Eun Sang. Ia memilih menjadi sahabat Eun Sang. Daripada Chan Young yang selalu menjadi sahabat Eun Sang, lebih baik mulai saat ini ia yang perlahan-lahan menjadi sahabat Eun Sang. Ia melakukan apa yang kira-kira akan dilakukan Chan Young ke Eun Sang agar Chan Young tidak perlu melakukannya sendiri dan membuatnya cemburu. Itu baru pasangan yang sepadan. Mereka saling memahami dan mengisi kekurangan yang lain. Percakapan mereka di episode 12 membuktikan kalau mereka seharusnya bisa bersahabat dengan baik, Bo Na tidaklah se-ketus dan se-judes kelihatannya. Bo Na walaupun dari luar terlihat manja, annoying, lady like, dsb tapi ternyata punya hati yang baik dan lembut.


Buatku, Kim Tan yang sudah berubah dibanding dirinya saat SMP dulu dan sekarang jauh lebih baik untuk Eun Sang, karena Kim Tan tau bagaimana rasanya menghargai perasaan orang lain. Hal itu ia pelajari dari proses yang ia jalani dengan ibu dan kakaknya. Tapi Young Do belum belajar menghargai perasaan orang lain. Keliatan kan dari cara dia memberlakkan Joon Young dan Eun Sang pada awalnya. Aku juga cukup annoying ketika melihat dia menyentuh (memeluk, merangkul, mencengkram) Eun Sang hanya di depan Kim Tan. Kenapa gak dia melakukannya dengan perasaan? Dengan sepenuh hati? Seperti yang Kim tan lakukan ke Eun Sang? Ga perlu dipamerkan ke orang lain, lakukan itu dari hati. Kesannya kaya mempermainkan dan memanfaatkan kan itu? Kasian Eun Sang kalau dia harus bersama Young Do, karena dalam prosesnya Eun Sang harus menunggu Young Do berubah.



Kalau lihat akhir episode 12, bagaimana Eun Sang yang langsung ikut menangis saat melihat Kim Tan menangis, membuktikan kalau mereka sangat saling mencintai. Sehingga ketika yang satu terluka, tanpa kata, yang lain memahami dan ikut merasakan sakitnya. (Nah kalau Young Do yang belum biasa menghargai perasan orang lain, apakah dia bisa merasakan perasaan Eun Sang ketika Eun Sang sedih dan terluka? Yang ada malah diajak party tuh hahahaha. Young Do emang unik dan lucu untuk ukuran anak yang suka mem-bully). Sebelumnya Eun sang pun seperti ada feeling kalau akan terjadi sesuatu dengan Kim Tan. Karena Kim Tan melarangnya untuk pulang ke rumah. Sepanjang detik dia memikirkan kira-kira apa yang akan terjadi pada Kim Tan. Kepedulian seperti itu tidak mungkin dirasakan seseorang untuk orang lain kalau tidak ada perasaan yang mendalam secara pribadi. Jadi saat Eun Sang melihat mata Kim Tan dan melihatnya menangis, dia melihat kesedihan, sakit hati dan penderitaan di mata Kim Tan. Saat air mata Eun Sang ikut mengalir melihat air mata Kim Tan, itu adalah saat dimana Eun Sang memahami perasaan Kim Tan dan ikut merasakannya. Sehingga dia tidak dapat menahan air matanya merasakan kepedihan Kim Tan. Aku yang nonton pun ikutan nangis di depan komputer. Dear Eun Sang, please hug him tighly. He need you now...



Ini cuma pendapatku aja sih hehehehe. Aku memang belum tau bagaimana nanti perkembangan cerita dan karakter mereka. Jadi ga sabar untuk nonton lanjutan The Heirs minggu depan hohohoho...


Ini adalah silent conversation kedua yang membuatku ikutan nangis menontonnya. Yang pertama adalah silent conversation antara Kang Maru dan Seo Eun Gi di Nice Guy. Terkadang memang tidak dibutuhkan kata-kata untuk mengungkapkan isi hati. Ketika hatimu mengenal dengan baik orang yang kamu cintai, kata-kata hanyalah media semata. Hatimu, dengan sendirinya akan mengenali hatinya tanpa penjelasan. You. Just. Know. It. Because the important things in life is unseen.  


Kamis, 14 November 2013

Almost Is Never Enough - Ariana Grande ft Nathan Sykes (Original Soundtrack from Mortal Instrument)


Akhirnyaaaaaaaaaa...
Ada lagu berbahasa Inggirs yang mengisi blog ku selain lagu-lagu Korea hehehe....

Kali ini aku dibuat terpana dan terbuai dengan lagu dari Ariana Grande yang berjudul "Almost Is Never Enough". Lagu ini merupakan salah satu soundtrack dari film The Mortal Instrument City of Bones yang pernah tayang di bioskop. Aku belum nonton film itu sampe sekarang. Pas film itu muncul di bioskop aku sedang tidak bisa meluangkan waktu untuk nonton jadi akhirnya aku melewatkan film ini. Temen-temenku yang nonton film ini bilang ceritanya mirip-mirip sama Twilight. Atau Beautiful Creature. Seputar mahkluk-mahkluk gaib gitulah. Sebagian besar teman pria ku bilang karakter utamanya super cantik. 


Karena aku belum menonton filmnya, aku ga bisa ngasi spoiler atau bahkan mengomentari film ini. Bukan filmnya juga yang pengen aku bahas. Tapi soundtrack nya yang satu ini. Well, bisa dibilang aku merasa isi hatiku tertuang lewat lagu ini. That's why I like this song so much....



ALMOST IS NEVER ENOUGH

I'd like to say we gave it a try
I'd like to blame it all on life
Maybe we just weren't right, but that's a lie, that's a lie

And we can deny it as much as we want
But in time our feelings will show

'Cause sooner or later
We'll wonder why we gave up
The truth is everyone knows

Almost, almost is never enough
So close to being in love
If I would have known that you wanted me
The way I wanted you
Then maybe we wouldn't be two worlds apart
But right here in each other's arms

And we almost, we almost knew what love was
But almost is never enough

If I could change the world overnight
There'd be no such thing as goodbye
You'd be standing right where you were
And we'd get the chance we deserve

Try to deny it as much as you want
But in time our feelings will show

'Cause sooner or later
We'll wonder why we gave up
The truth is everyone knows

Almost, almost is never enough (is never enough, babe)
We were so close to being in love (so close)
If I would have known that you wanted me the way I wanted you, babe
Then maybe we wouldn't be two worlds apart
But right here in each other's arms

And we almost, we almost knew what love was
But almost is never enough

Oh, baby, you know, you know, baby.
Almost, baby, is never enough, baby
You know

And we can deny it as much as we want
But in time our feelings will show

'Cause sooner or later
We'll wonder why we gave up
The truth is everyone knows

Almost, almost is never enough (is never enough, babe)
We were so close to being in love (so close)
If I would have known that you wanted me the way I wanted you, babe
Then maybe we wouldn't be two worlds apart
But right here in each other's arms

And we almost, we almost knew what love was (baby)
But almost is never enough

Oh, baby, you know, you know, baby.
Almost is never enough, baby
You know


I just feel like crying when I heard this song....

Almost. Almost be in Love. Almost know what love was. But, it's almost.

Hampir. Kata-kata ini sangat menyedihkan. Almost there. Almost have the chance. But, it's (only) almost. Hampir berarti tidak pernah. Hampir berarti ga selesai. Sesuatu yang tidak jadi. Bahkan ga akan pernah terjadi. Rasanya kata 'hampir' jauh lebih menyesakkan dibanding kata 'tidak pernah' itu sendiri. Kata-kata ini menggambarkan proses panjang yang sudah dialami dan dilalui tapi berakhir tanpa penyelesaian. Padahal sudah di depan mata. Tinggal selangkah lagi. Sudah terjangkau tangan. Tapi itu tidak pernah didapatkan. Hanya hampir. How hurt it is...

Bayangkan ketika sesuatu yang saat diinginkan sudah ada di depan mata. Tapi gagal untuk didapatkan. Atau ketika apa yang sangat ditunggu-tunggu akhirnya datang tapi gagal untuk dimiliki. It's suck. Really suck. Almost. Perasaan seperti itu adalah perasaan paling memuakkan di dunia. Sedikit lagi aja, tapi walaupun sedekat dan semudah itu, pada akhirnya tidak jadi didapatkan. Dan ketika kasusnya adalah orang yang sangat dicintai. Itu menyakitkan. Bahkan sampai ke sumsum tulang rasa sakitnya. Seandainya orang bisa sekarat dan koma karena cinta, mungkin ini adalah salah satu penyebab yang paling berbahaya. Ganas. Dan mematikan.


That's why they called it, "Almost Is Never Enough". Ga ada orang yang puas dan happy dengan kata hampir. Yang ada nyesek. Kegi. Merasa ditipu. Di PHP kalau bahasanya sekarang. Dan sakit. It's really hurt. Rasanya kalau disuruh memilih, lebih baik sejak awal ga usah dikasi harapan sama sekali daripada ketika sudah merasa akan memiliki eh ternyata cuma hampir memiliki. It's worst feeling ever. Sepertinya hal ini melanda seluruh dunia ya. Perasaan macam ini sedang banyak dialami seluruh orang di dunia. Makanya di Indonesia kata-kata 'galau' jadi happening banget. Karena 'hampir' mengakibatkan galau. Akut pula tingkat galaunya. Aku pun sedikit memahami perasaan seperti ini. Ketika sesuatu itu keliatannya dekat tapi ternyata sangat jauh pada kenyataanya. Tidak terseberangi (jadi mirip dengan apa yang Eun Sang rasakan sama Kim Tan di The Heirs ya hahahaha). Mungkin apa yang aku rasakan ga persis sama dengan apa yang dikatakan di lirik lagu ini. Tapi seandainya aku bisa menyanyikan sebuah lagu yang menggambarkan perasaanku, lagu ini adalah pilihan utama...

Dengan sepenuh hati, aku berharap itu terjadi. Aku sangat menginginkan itu terjadi. Rasanya itu mudah sekali di dapatkan, seperti membalikkan tangan. Tapi buatku itu hanya terasa dekat. Terasa di genggaman tangan. terasa mudah. Kenyataannya itu masih jauh. Itu tidak terjadi. Aku ga mendapatkannya sama sekali. For me, it's almost. Tapi, hampir itu tidak pernah terasa cukup. Aku seringkali merasa (dengan sok kuat) bahwa aku bisa mengatasinya. Sepanjang aku masih bisa melihat apa yang aku inginkan itu di dekatku, tanpa memilikinya aku sudah puas. Seperti bukit Hollywood-nya Eun Sang. Rasanya dekat saja uda cukup. Aku ga perlu berjalan mendaki kesana, aku sudah puas dengan melihatya dari dekat. Mengetahui kenyataan bahwa bukit itu juga welcome untuk didaki, sudah lebih dari cukup. Cuma, sampai kapan menginginkan sesuatu yang ga akan pernah bisa diraih itu terasa cukup? Sifat dasar manusia kan selalu menginginkan lebih. Semakin hari semakin banyak yang diingikan. Sekuat apapun aku berusaha dan sebesar apapun keinginanku untuk mendapatkannya, itu ga mengubah apa-apa. Bukankah jadi semakin sakit kalau melihatnya terus-menerus?


Because almost is never enough...

Ada baiknya untuk ga mengingini bukit itu lagi. Untuk melepaskan keinginan memiliki. Bahkan mungkin saat nya untuk berbalik dan melangkah pergi....

Just let it go....

Well, aku kira sudah cukup mellow-mellow nya karena lagu ini. Karena sepertinya aku mengatakan banyak hal ga guna dan ga penting hahahaha. Mohin abaikan posting'an ini ^^ Anyway, ternyata si Ariana Grande ini masih remaja dan kinyis-kinyis ya. She looks so young. Aku lagi males untuk cari tau lebih dalem biodata dan umurnya, jadi aku cuma menebak-nebak aja kalau mungkin dia belum 20 tahun. Rekan duet nya pun sama, keliatan so young en fresh. Tapi Ariana ini cantik, awalnya mirip sama Demi Lovato (bener ga sih? Ato aku aja yang salah nilai wajahnya? Jangan-jangan yang mirip Demi Lovato ya si Lily Chollins ini, pemeran utama The Mortal Instrument hahahaha). 



Little bit feeling blue after heard this song couples times...




Senin, 11 November 2013

I Want To Turn Back Time - Sojin Girl's Day (Passionate Love OST part 1)


Jujur, saya ga tertarik dengan drama Passionate Love. Saya juga ga ada keinginan untuk nonton. Saya nge-post mengenai drama ini HANYA dikarenakan saya jatuh cinta dengan OST nya yang super galau hehehehe..

Pertama kali denger lagu ini, yang ada dalam pikiranku cuma: "Wuah, out of  expectation! Lagu ini 'hurts' so much!". Aku semacam bisa merasakan sedihnya lirik dari lagu ini. Padahal aku kan ga ngerti bahasa Korea ya, tapi dari melodi en suara penyanyinya aku bisa feel so hurt gitu. Otomatis juga jadi mellow sendiri.


I WANT TO TURN BACK TIME

Gati geod deon gil gil wie seoseo
Meonghani dorabwa jinan naldeul
Motnan sarangi geudaereul himdeulge
Haesseo ijeya arasseo

Sojung haetdeon geon hangsang
Jinagan hueya alge
Doeneun geot gata
Ijeya alge dwaesseo

Na dolligo shipeo cheoeum geuttaero
Sesangui han saram kkog neo yeosseo
Eotteohge eotteohge uriga reoneunde
Gaseumi apa jakku nunmul na mianhae

Meollie seoseo baraman bogo
Balgeoreum dollineun naega miwoseo
Jogeum man geudael akkigo saranghae
Damyeon ireohge andwaesseo

Sojung haetdeon geon hangsang
Jinagan hueya alge
Doeneun geot gata
Ijeya alge dwaesseo

Na dolligo shipeo cheoeum geuttaero
Sesangui han saram kkog neo yeosseo
Eotteohge eotteohge uriga ireoneunde
Gaseumi apa jakku nunmul na mianhae

Birado omyeon wiroga doelkka
Mianhan gaseumi geudaereul bureuji man

Na dolligo shipeo cheoeum geuttaero
Sesangui han saram Kkog neo yeosseo
Eotteohge eotteohge uriga reoneunde
Gaseumi apa Jakku nunmul na mianhae

TRANSLATION

Standing on the street we used to
walk together I blankly look back at
the last days My poor love gave you
a hard time, I finally realize now

You always find what’s precious after it’s passed
Now I finally realize

I want to go back to the beginning
When you were the  only person in the world
How could we end up like this?
My heart keeps hurting and tears fall, I’m sorry

I hate myself for only looking from afar and turning away
If only I cared and loved you more, this wouldn’t have happened

You always find what’s precious after it’s passed
Now I finally realize

I want to go back to the beginning
When you were the only person in the world
How could we end up like this?
My heart keeps hurting and tears fall, I’m sorry

Will I be comforted if it rains?
Though my sorry heart is calling out to you

I want to go back to the beginning
When you were the only person in the world
How could we end up like this?
My heart keeps hurting and tears fall, I’m sorry


Setelah aku baca lirik dari lagu ini, ternyata memang ini lagu patah hati. Kata-katanya penuh degan penyesalan gitu. Dari judulnya aja keliatan banget kalau lagu ini semacam lagu galau. Tapi yang bikin tertarik adalah poster dari lagu ini. Karena suka lagunya, aku mencoba mencari tau tentang drama Passionate Love. Poster lagunya menampilkan Seo Hyun SNSD sedang kissing dengan aktor cowok di drama ini. Ternyata Seo Hyun juga ikut berperan di drama ini! Kalau emang Seo Hyun ikutan main di drama ini, sudah bisa ditebak para member SNSD lainnya juga akan jadi cameo sesekali dalam drama ini. Well, aku bukan penggemar SNSD. Kalaupun disuruh memilih anggota SNSD yang aku suka, jelas itu bukan Seo Hyun. Para pemain lainnya di drama ini juga aku kurang familiar. Pemeran yang generasi tua-nya cukup tau, karena ada tiga cast yang dulunya pernah main di Baker King Kim Tak Gu. Sisanya aku kurang familiar.


Sepertinya Passionate Love merupakan melodrama. Karena di sinopsisnya ditulis kisah cintanya tragis. Aku suka melodrama tapi kalau para pemainnya kurang kukenal aku cenderung malas untuk nonton. Denger-denger juga, karena ini drama keluarga, sepertinya akan ada banyakk episode. Point tambahan yang membuat aku semakin malas nonton.

(Sojin Girl's Day)

Kayanya cukup menikmati soundtracknya aja. Sojin Girl's Day ternyata suaranya lumayan juga. Aku cukup suka dengan girl band Girls' Day, menurutku personilnya cantik-cantik. Aku lebih suka Minah dan Yura sih sebenernya, buatku mereka super cute and sweet. Tapi dari segi suara, ternyata suara So Jin lumayanlah ^^

Note:
Beberapa Behind The Scene hehehe...




Jumat, 08 November 2013

Because of Tears by Ailee (Secret OST Part 5)


Di tengah-tengah ke populeran The Heirs yang sedang tayang di Korea sekarang, sejujurnya aku lebih suka menyimak drama Secret yang dimainkan oleh Jisung (suaminya Lee Bo Young, pemeran Jang Hye Sung di I Hear Your Voice). Secret juga sedang tayang di Korea dan dengar-dengar rating dari Secret melebihi rating The Heirs. Well, aku memang ga bisa membandingkan kedua drama ini karena mereka memiliki cerita dan fokus yang sangat jauh berbeda. The Heirs adalah romantic comedy sedangkan Secret itu melodrama. Jadi bisa dibayangkan betapa capeknya nonton drama Scret ini dibandingkan dengan The Heirs yang ringan dan mengisahkan kisah cinta anak-anak remaja ala Gossip Girls (serial Amerika).


Aku tertarik nonton Secret karena ceritanya mirip dengan Nice Guy. (Memang susah ya melepaskan drama yang ceritanya sangat melekat kuat di kepalaku??). Cerita Nice Guy, meskipun jauh dari ceria tapi sangat membekas di kepalaku. Intrik yang ada bahkan akting pemainnya super jempolan. Karena Nice Guy lah aku bener-bener jatuh cinta dengan akting Song Joong Ki dan Moon Chae Won. Kisah Nice Guy sudah suram sejak awal, demikian juga dengan Secret. Kesalahan terbesar dilakukan oleh pemain utamanya. Dari episode pertama sudah dibuat penasaran dengan keasalahan demi kesalahan yang dibuat oleh pemain utamanya. Kalau di Nice Guy, kita dibikin gemes sama Kang Maru (Song Joong Ki) yang bersedia menanggung kesalahan pacarnya, Han Jae Hee (Park Si Yeon) yang tidak sengaja membunuh reporter yang hendak memperkosanya. Sedangkan di Secret kita dibuat sebel sama Kang Yoo Jung (Hwang Jong Eum) yang bersedia menanggung kesalahan pacarnya, Ahn Do Hoon (Bae Soo Bin) waktu tidak sengaja menabrak seorang gadis di hari lamaran mereka (juga 7th anniversary mereka) hingga mati. Dua-duanya terlalu mencintai pasangannya sehingga dengan nekat merelakan dirinya menanggung dosa dari pasangannya. Dua-duanya mengorbankan reputasi bahkan cita-cita mereka sendiri demi menjaga reputasi dan cita-cita dari pasangannya. Kalau Kang Maru ingin melindungi karir reporter Jae Hee, Yoo Jung ingin melindungi jabatan baru Do Hoon sebagai jaksa. Baik Jae Hee maupun Do Hoon sama-sama hidup susah sejak kecil dan mereka bisa sampai ke profesi mereka saat ini karena kerja keras mati-matian yang penuh tantangan. Kang Maru mengorbankan sekolah kedokteranntya, Yoo Jung meninggalkan karir masaknya. Karena cinta dan kenaifan mereka, akhirnya dua-duanya masuk penjara dan mendekam disana selama 5 tahun. Demi orang yang mereka cintai. Sedang orang yang mereka cintai dan tanggung dosanya, malah mengkhianati mereka.


Plot yang sangat mirip ini bener-bener membuat aku penasaran. Sebenernya semirip apa kisah Kang Maru dan kisah Kang Yoo Jung?? (dimana marga mereka sama-sama Kang lagi!). Yang pasti Kang Yoo Jung ga akan bersatu kembali dengan pacarnya seperti kang Maru yang akhirnya malah jadian sama Seo Eun Gi (Moon Chae Won). Menariknya, "Seo Eun Gi" buat Kang Yoo Jung adalah Jang Min Hyuk (Ji Sung) yang diperankan oleh suami Lee Bo Young. Ada juga pemain I Hear Your Voice yang ikut main di drama ini, Lee Dae Hee (pemeran Seo Do Yeon). Berbekal plot yang mirip dengan Nice Guy, juga pemain yang ada hubungannya dengan I Hear Your Voice, gimana bisa aku menahan diri untuk ga mengikuti drama ini? Akhirnya Secret (judul aslinya Secret Love) merupakan target drama berikutnya yang akan aku tonton setelah Good Doctor tamat. Bukan The Heirs, karena memang aku ga terlalu tertarik dengan ceritanya setelah membaca preview dan melihat trailernya di blog-blog drama Korea.

(Aku juga nonton dan mengikuti The Heirs, tapi masih belum ada sesuatu dari drama itu yang buat aku pengen menuliskan sesuatu seperti Secret ini. Walaupun penulis script nya merupakan salah satu penulis favoritku tapi aku masih belum menemukan sesuatu yang menggigit di The Heirs)



Ternyata memilih untuk mengikuti Secret adalah pilihan yang tepat (hahahaha... apa sih!). Karena ceritanya memang bagus! Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari drama ini (ini intinya, nonton drama kalau ga dapet nilai apa-apa ya buang-buang waktu namanya). Secret memberikan cerita dan alur yang menarik. Seperti kebanyakan melodrama, Secret memiliki perkembangan yang pelan namun pasti. Intinya sih pasti tentang balas dendam. Tapi yang aku suka, melalui balas dendam yang dilakukan tokoh utamanya (dengan membabi buta), setiap karakter akhirnya disadarkan bahwa bukan balas dendam yang bisa menyembuhkan luka hati mereka. Tapi cinta (kasih) yang tulus.

Artikel ini bukan untuk mengulas kisahnya Secret. Tapi sebenernya pengen membagikan lirik dari salah satu soundtrack Secret. Percayalah, soundtrack nya Secret sesuai dengan tema yang dibawakan. Lagu Ballad nya dahsyat. Pasti bisa mengaduk-ngaduk dan bikin galau para penontonnya. Salah satu soundtrack nya yang terbaru dan bikin aku merinding (saking mellow nya) adalah lagu ini, "Because of Tears" yang dinyanyikan oleh Aillee.


BECAUSE OF TEARS

Han sarami saenggyeotjyo sarang
Hamyeon andoeneun geu saram
Andoe neunde andoe neunde myeot
Beoneul ppuri chyeo boatjyo

Geu sarameul ullyeotjyo jidog hido
Motdoen naui jibchage
Nunmuri mameul humchyeoseo
Sarajyeo beorin damyeon
Kkog dagaol geotman gataseo

I believe that I love you
Michige nareul heundeuneun
I believe that I love you
Biteul daeneun nae sarangi
Daga gamyeon geudae geobi
Naseo sumeo beoril kkabwa
Na jugeul deut apeu daedo
Nan baraman bojyo

Eoneu nal geu eoneu nal urin
Seoro oneul cheoeum bon geojyo
Gabjagi sumi maghyeowa
Apatdeon nae gieogi
Modu da sarajyeo beorin geojyo

I believe that I love you
Michige nareul heundeuneun
I believe that I love you
Biteul daeneun nae sarangi
Daga gamyeon geudae geobi
Naseo sumeo beoril kkabwa
Nan baraman bojyo

Jigeumeun anira haedo heundeulineun
Geudael neukkil suga itneunde
Eum~nae mami geudael anikka
Geudaega sarangi nikka

I believe that I love you
Michige nareul heundeuneun 
I believe that I love you
Biteul daeneun nae sarangi
Daga gamyeon geudae geobi
Naseo sumeo beoril kkabwa
Na jugeul deut apeu daedo
Nan baraman bojyo

TRANSLATION

I found a person, a person 
that I shouldn't love
I shouldn't, I shouldn't, I shook 
him off several times

I made that person cry because
of my severely bad obsession
If the tears steal
the heart and dissapear
It seemed like he'll come to me

I believe that I love you
shaking me up crazily
I believe that I love you
my swaying love
In case you get scared
and hide if I go to you
Though it hurts to death
I only look at you

One day, one day, we saw
each other for the first time
Suddenly, I'm out of breath
and my painful memories
Have all dissapeared

I believe that I love you
shaking me up crazily
I believe that I love you
my swaying love
In case you get scared
and hide if I go to you
Though it hurts to death
I only look at you

Though it may not be now
I can feel the trembling you
Because my heart knows you
because I love you

I believe that I love you
shaking me up crazily
I believe that I love you
my swaying love
In case you get scared
and hide if I go to you
Though it hurts to death
I only look at you

If the tears knew my heart...
Lewat lagu ini, suaranya Ailee terdengar lembut sekali. Buatku Ailee adalah salah satu idol Korea yang suaranya bagus. Dia ga cuma membawa tampang dan body yang bagus, tapi juga suara dan musik yang bagus. Sejauh ini aku cukup menikmati lagu-lagu Ailee. Jadi aku langsung happy waktu tau dia juga ikutan ngisi soundtracknya Secret.



Aku sudah nonton Secret sampe episode 12, sekarang ga sabar nonton episode 13 dan 14 nya yang Rabu dan Kamis kemaren sudah tayang di Korea. Seharusnya sih Secret cuma sampe 16 episode, yang artinya minggu depan serial ini seharusnya sudah tamat. Tapi bakalan seperti apa endingnya??? Karena sampai saat ini sepertinya Yoo Jung belum jatuh cinta dengan Min Hyuk. Malah Min Hyuk nya yang sepertinya sudah ga bisa hidup tanpa Yoo Jung. Aku sangat berharap (seperti setiap kali aku nonton drama) Secret juga punya happy ending seperti Nice Guy. Aku benci sekali drama yang berakhir sad ending. So, writer-nim.. Please bikin cerita yang berakhir happy ending ya! ^^

(Kalo liat spoiler nya sih, Yoo Jung akhirnya juga cinta sama min Hyuk dan sepertinya Min Hyuk bener-bener jatuh cinta setengah mati sama Yoo Jung. Dia bahkan berlutut di hadapan ayahnya supaya ayahnya mau merestui dia dan Yoo Jung. Walaupun ayahnya menolak, tapi ayahnya cukup shock melihat Min Hyuk yang sampai seperti ini karena seorang wanita. Padahal dulu sama Ji Hee aja ga sampe kaya gini. Sementara Do Hoon? Well, dia sempat berlutut juga di hadapan Yoo Jung mengenai kasus ayahnya Yoo Jung. Huh, biar kapok si Do Hoon itu!)


Note:
Saya sertakan beberapa foto behind the scene drama Secret, ini semata-mata hanya untuk menghibur diriku sendiri yang capek melihat para pemainnya saling melotot dan menghancurkan satu sama lain dalam drama. Melihat foto-foto Behind The Scene kembali menyadarkan kalau itu semua hanya akting. So, enjoy...! (talk to myself)


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...